
MAKASSAR – Warta Global Sultra.id || TRK Holding menyelenggarakan pertemuan silaturahmi bersama para pengusaha lokal Kabupaten Kolaka di Makassar. Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) Tamalaki, menjadi wadah penyampaian aspirasi penting terkait pemberdayaan warga setempat.
Dalam forum diskusi tersebut, Edy Susanto selaku perwakilan Ormas Tamalaki Poros Tengah menyampaikan pandangan yang menyoroti perlunya mengangkat kearifan lokal sekaligus memberi ruang yang seluas-luasnya bagi pekerja dan pengusaha asli daerah.
"Kami datang ke sini membawa satu pesan utama: kekayaan alam Kolaka dikelola di tanah kami, maka kemanfaatannya harus pertama-tama dirasakan oleh putra-putri daerah sendiri," ujar Edy Susanto di hadapan para peserta pertemuan.

Beliau menegaskan, kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Kolaka mengajarkan bahwa kehadiran pihak luar harus berdampingan dengan pemberdayaan warga setempat. Semangat itu kini terasa makin terabaikan, di mana banyak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kolaka justru lebih mengutamakan tenaga kerja dan rekan usaha dari luar daerah.
"Kami meminta agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kolaka—siapapun itu—membuka kesempatan lebih luas, memprioritaskan pekerja lokal, serta bermitra dengan pengusaha yang tumbuh dan berkembang di tanah ini. Kami siap, kami mampu, dan kami mengenal wilayah ini lebih baik," tegasnya.
Edy menambahkan, pemberian prioritas kepada pekerja dan pengusaha lokal bukan sekadar tuntutan, melainkan bagian dari penghormatan terhadap hak masyarakat pemilik wilayah. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal Kolaka, di mana hasil yang diambil dari bumi tempat kita berpijak wajib dikembalikan untuk kesejahteraan penghuninya.
"Jangan biarkan kami hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Berikan kami kesempatan yang wajar untuk bekerja, berusaha, dan membangun daerah kami bersama-sama. Itulah bentuk keadilan yang kami harapkan," ucapnya.
Pertemuan yang digagas TRK Holding ini menjadi langkah awal menyatukan suara para pengusaha dan tokoh masyarakat asal Kolaka. Seluruh pihak berharap aspirasi ini dapat disampaikan kepada para pemangku kepentingan maupun pimpinan perusahaan yang beroperasi di Sulawesi Tenggara, sehingga tercipta kemitraan yang adil, harmonis, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh harapan, dengan komitmen terus memperjuangkan kepentingan pekerja dan pengusaha lokal Kabupaten Kolaka.
Redaksi..// Andi Arka
.jpg)