
KOLAKA TIMUR – Warta Global Sultra – Ketua Komisi II DPRD Kolaka Timur sekaligus kader Partai Gerindra, Suprianto, ST., MT., hadir langsung di tengah masyarakat petani dalam rangkaian kegiatan Syukuran Panen, Turun Sawah, dan Rembuk Tani gabungan wilayah Kelurahan Waitombo Dusun Neromba serta Desa Nelombu, Kecamatan Mowewe, Rabu (29/7/2026).
Kehadiran anggota dewan Dapil IV ini disambut antusiasme warga dan para petani yang hadir bersama unsur pemerintahan setempat, antara lain Lurah Waitombo, Kepala Desa Nelombu, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mowewe, petugas Pengawas Pengairan, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Kolaka Timur jajaran kecamatan, serta perwakilan seluruh kelompok tani di wilayah tersebut.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, para petani secara terbuka memohon perhatian Suprianto terkait kondisi Sanggar Tani yang sudah berusia lebih dari satu dekade tak pernah mendapatkan perbaikan. Bangunan yang mulai rapuh itu, menurut warga, kini sudah tidak layak digunakan sebagai tempat berkumpul, pelatihan, maupun musyawarah kelompok tani.
Mendengar keluhan tersebut, Suprianto tak berjanji berlebihan, melainkan langsung menggali kebutuhan mendasar yang diperlukan warga untuk memulai perbaikan secara swadaya. Para petani menyampaikan setidaknya butuh papan, batu bata, dan semen agar pekerjaan gotong royong dapat segera dilaksanakan.
Tanpa menunggu lama, Suprianto berkomitmen menyumbang 2 kubik papan dan 10 sak semen yang diambil dari penyisihan penghasilan pribadinya sebagai anggota dewan.
“Ini bukan bantuan proyek besar, melainkan wujud rasa syukur saya atas amanah yang Bapak Ibu berikan. Sebagian rezeki yang saya terima, saya sisihkan kembali untuk saudara-saudara petani yang bekerja keras menjaga ketahanan pangan kita,” tegas Suprianto.

Politisi yang juga menjabat Ketua IKHRANAS ini menambahkan, bantuan tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat kebersamaan. “Jika kita saling bantu dan bergotong royong, pekerjaan yang terasa berat akan menjadi ringan. Saya ingin Sanggar Tani ini kembali menjadi rumah bersama, tempat merencanakan kemajuan pertanian, dan menguatkan persatuan kita semua,” ujarnya.
Warga dan para petani menyambut baik langkah nyata tersebut. Mereka berjanji akan segera memulai perbaikan secara bersama-sama agar fasilitas itu kembali berfungsi optimal bagi kemajuan sektor pertanian di Kecamatan Mowewe.
Kegiatan ini pun semakin memperkokoh sinergi antara wakil rakyat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha tani dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak langsung kepada masyarakat pedesaan.
Redaksi.. //Andi Arka
.jpg)