Erosi yang dipicu oleh curah hujan tinggi menyebabkan struktur pondasi jembatan ambruk, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Mengingat jalur ini merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas harian warga di kedua kabupaten, tindakan cepat sangat diperlukan agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh total.
Melihat kondisi tersebut, jajaran personel Polsek Abuki diturunkan ke lokasi untuk memimpin kerja bakti bersama masyarakat. Dengan peralatan seadanya, petugas kepolisian dan warga bahu-membahu menyusun beberapa batang pohon kelapa sebagai gelagar utama jembatan darurat agar jalur dapat segera terbuka kembali.
Aipda ANTON LP menyatakan bahwa pembuatan jembatan sementara dari batang kelapa ini merupakan langkah tanggap darurat demi kemanusiaan dan pelayanan publik. Meskipun kapasitasnya terbatas dan hanya bersifat sementara, jembatan ini diharapkan dapat menyambung kembali interaksi serta jalur logistik darurat antara wilayah Konawe dan Kolaka Timur sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak pemerintah daerah terkait.
Laporan:saebin abd haris.
KALI DIBACA
