
KOLAKA – Warta Global Sultra.Id || Menyambut peringatan Hari Tani Nasional setiap 24 September, Ketua DPC APDESI Kabupaten Kolaka, H. Binsar, S.AP., M.M., menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan tinggi kepada seluruh petani, khususnya yang berada di Kecamatan Pomalaa, Rabu (23/9/2026).
Dalam pernyataannya, H. Binsar menegaskan bahwa petani adalah tulang punggung kedaulatan pangan bangsa, termasuk di Pomalaa yang memiliki lahan pertanian subur di tengah kawasan industri pertambangan.
"Selamat Hari Tani Nasional kepada seluruh petani di Kabupaten Kolaka, khususnya para petani di Kecamatan Pomalaa. Kalian adalah pahlawan sesungguhnya. Di bawah terik dan hujan, kalian mengolah tanah agar seluruh rakyat bisa makan. Jasa kalian tak ternilai harganya," ujar H. Binsar.
Ia kemudian menyoroti keresahan yang dirasakan warga petani di Pomalaa: air irigasi yang keruh, tanah yang diduga tercemar limbah, serta tanaman yang gagal tumbuh, diduga akibat aktivitas pertambangan yang beroperasi di sekitarnya.
Menyikapi hal tersebut, H. Binsar menyampaikan pesan tegas kepada seluruh perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Pomalaa dan sekitarnya.
"Kepada seluruh perusahaan pertambangan di Pomalaa, saya sampaikan dengan tegas: Jagalah limbah dan air buangan kalian. Jangan sampai merusak sawah-sawah milik rakyat. Tanpa petani, kalian tidak bisa makan. Kalian mengolah tambang, tetapi petani yang menyediakan makanan di meja makan kalian. Jangan karenakan keuntungan, hajat hidup orang banyak dikorbankan," tegasnya.
Lebih lanjut, ia meminta perusahaan untuk segera melakukan pengawasan ketat, memperbaiki sistem pengelolaan lingkungan, dan bertanggung jawab jika ditemukan kerusakan pada lahan pertanian warga. Kehadiran perusahaan harus membawa manfaat, bukan mendatangkan kerugian bagi warga setempat.
"Kehadiran perusahaan di sini harus ikut menjaga bumi ini tetap baik. Pastikan air tidak tercemar, tanah tidak rusak. Jika ada kerusakan, perbaiki dan ganti rugi sebagaimana mestinya. Rakyat tidak menolak pembangunan, tetapi janganlah mengorbankan sawah dan sumber kehidupan mereka demi keuntungan sesaat," tambahnya.
H. Binsar juga menegaskan bahwa APDESI Kabupaten Kolaka akan terus memperjuangkan kesejahteraan petani — mulai dari ketersediaan bibit dan pupuk terjangkau, irigasi terawat, harga jual layak, hingga perlindungan lahan pertanian dari pencemaran maupun alih fungsi.
Di akhir pernyataan, ia berdoa agar para petani senantiasa diberkahi, lahannya subur, panen melimpah, dan lingkungan tempat mereka bercocok tanam tetap terjaga baik untuk generasi mendatang.
"Selamat Hari Tani Nasional 24 September. Mari kita jaga petani, mari kita jaga sawah, karena dari sanalah kehidupan kita semua bermula," pungkasnya.
Redaksi..// Andi Arka
.jpg)